New Page 1

..:: MENU UTAMA ::..

  Home

IP Add Komputer anda :

 38.107.179.217

 

 

.:: MEMBER AREA ::.

 Username

 

 Password

 

 

LUPA PASSWORD ?

Ambil dengan email anda 

 

 peluang usaha

 peluang usaha

 

 

Diperkenalkan : Abdullah Ely - Ambon

 

News - Berita terbaru dari kami

 

 

Sekitar 270 Ribu Wanita Indonesia Meninggal Akibat Kanker Serviks

2 Maret 2011

Sekitar 270 Ribu Wanita Indonesia Meninggal Akibat Kanker Serviks Republika - Kamis, 24 Februari 2011 REPUBLIKA.CO.ID,YOGYKARTA - Sekitar 270.000 perempuan di Indonesia meninggal dunia setiap tahun akibat kanker leher rahim atau serviks. Demikian kata Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Titik Kuntari MPH. "Berdasarkan data, setiap tahun sekitar 500.000 perempuan di Indonesia didiagnosis terinfeksi kanker serviks. Dari jumlah itu, sekitar 270.000 penderita meninggal dunia," katanya di Yogyakarta, Kamis (24/2). Di Indonesia, menurut dia, kanker serviks telah menjadi pembunuh nomor satu dari keseluruhan kanker. Kanker serviks merupakan penyakit kanker paling umum kedua yang biasa diderita perempuan berusia 20-55 tahun. "Kanker serviks adalah tumor ganas yang tumbuh dalam leher rahim. Kanker itu terjadi pada serviks uterus. Yakni, suatu daerah pada organ reproduksi perempuan yang merupakan pintu masuk ke rahim yang terletak antara rahim dengan vagina," katanya. Berdasarkan survei yang melibatkan 5.423 perempuan di Asia dan dilakukan pada sembilan negara termasuk Indonesia, data menunjukkan hanya dua persen perempuan yang mengetahui infeksi human papilloma virus (HPV) merupakan penyebab kanker serviks. "Jadi, pengetahuan perempuan mengenai penyebab kanker serviks masih sangat kurang. Rendahnya tingkat pengetahuan dipercaya memperburuk kondisi yang ada dan diperkirakan angka kejadian kanker serviks terus meningkat setiap tahunnya," katanya. Padahal, menurut dia, ada cara mudah terhindar dari kanker serviks melalui vaksinasi. Deteksi dini dan vaksinasi dapat menekan angka kejadian kanker serviks pada perempuan Indonesia. "Metode deteksi dini dengan papsmear sudah lama ditemukan. Tetapi, yang melaksanakannya itu masih sangat terbatas," katanya. Titik mengatakan perempuan yang aktif secara seksual dengan berganti-ganti pasangan, berhubungan seks pertama pada usia kurang dari 18 tahun, dan merokok memiliki risiko terinfeksi kanker serviks. "Namun demikian, perilaku yang meningkatkan risiko terkena kanker serviks tersebut saat ini disinyalir justru meningkat, seperti seks bebas, hubungan seks pertama pada usia kurang dari 18 tahun, dan merokok," katanya. Sumber : http://id.news.yahoo.com/repu/20110224/tls-sekitar-270-ribu-wanita-indonesia-me-4d4f647.html


Pembalut Herbal atasi masalah kewanitaan

10 Mei 2010

Sebanyak 52 juta dari sekitar 115 juta perempuan Indonesia beresiko terkena kanker leher rahim karena berbagai alasan, kata dr Djemi, SpoG dalam Seminar “ Deteksi Dini Kanker Rahim dan Payudara pada Wanita, di Palu Maret 2007 ( kutipan harian Analisa, minggu 25/03/2007). Jika seorang mulai terjangkit infeksi vagina sejak usia 20 tahun, maka sedikitnya 6 tahun hidupnya akan dihabiskan hanya untuk pengobatan dan perawatan infeksi Solusi terhadap masalah tersebut kini telah di produksi Avail Bio Sanitary Pad dengan 3 varian.


 

 

 

 

Kesehatan Wanita | Peluang Usaha - Bisnis online. Copyright 2009 www.kesehatanwanita.net